Khalila Butik Hijab Syar'i

Monday, April 8, 2013

Makna Satu Kata #6 IMPIAN: Destination, Vehicle, Driver


Bismillah, ba’da tahmid wa shalawat.

Impian, secara bahasa adalah sesuatu yang sangat diinginkan atau diraih. Ah, pastinya sudah banyak buku dan tulisan yang menjelaskan soal definisi impian, merumuskan impian, motivasi menjemput impian, dan seterusnya. Lebih tepatnya, impian itu akan lebih nyata jika ia sudah berubah menjadi cita-cita. Adanya tindakan serta proses untuk mencapainya.

Sekedar berbagi ilmu saja ya, yang saya dapat dari dosen saya siang tadi. Setidaknya, sekarang saya tahu jika memiliki impian jangan hanya didiamkan mengendap. Tapi ditindak lanjuti. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam proses menggapai impian. Saya analogikan misalnya kita ingin pergi ke suatu kota. Untuk dapat mencapainya, lakukan langkah-langkah agar kita sampai kesana.

Pertama, Destination. Tentukan tujuan yang ingin kita datangi. Tujuan harus jelas, ke kota Bandung misalnya. Perlu juga kita tahu apa yang akan kita lakukan setelah sampai di Bandung. Jadi, bukan sekedar iseng saja kita ke tempat tersebut. Lalu, untuk mencapai kota Bandung, ada yang tak kalah penting untuk kita tetapkan yaitu kapan kita ingin sampai ke Bandung? Jadi waktunya harus tepat. Karena, dengan kita tahu kapan ingin tiba di tempat tujuan maka kita dapat menentukan langkah berikutnya.

Kedua, Vehicle. Nah, kendaraan apa yang kita pilih? Mau yang cepat atau lambat, kita yang tentukan. Yang penting jangan sampai salah kendaraan. Maunya sampai ke Bandung cepat, kita naik andong. Ya kurang tepat. Harusnya naik pesawat atau jet. Disesuaikan saja alokasi waktu yang dibutuhkan. Agar tepat waktu. Jadi, kalo tujuan jelas dan kendaraan pun sudah oke, yang terakhir inilah yang menentukan.

Ketiga, Driver. Kendaraan secepat apapun yang membawa kita jika pengemudinya lelet, amatir, dan tidak tahu jalan maka semuanya jadi sia-sia. Mungkin tetap sampai, tapi lama. Karena berputar-putar atau yang parah bisa tersesat. Oh ya, jadi ada opsi bawa peta ya. Jika ketiga hal tersebut benat-benar diperhatikan, kota bandung bisa kita tempuh dengan kedipan mata. Hehe.

Begitulah pelajaran yang saya tangkap hari ini mengenai bagaimana mencapai impian agar tepat sasaran, cepat pula sampainya. Impian harus jelas, cara yang digunakan tepat, dan jika impian kita membutuhkan peran orang lain dalam prosesnya maka haruslah memilih orang yang tepat. Belajar pada orang yang tepat. Ingin jadi penulis, dekatnya dengan teknisi. Tidak apa-apa sih, kecuali ia ingin menulis tentang mesin-mesin. Intinya, selaras dan yang mendekati impian. Semakin cepat impian itu terealisasi.

Jika kita boleh bermimpi, karena mimpi itu katanya masih gratis, maka banyak-banyak menetapkan impian dalam hidup ini. Jika boleh memilih, pilihlah yang sesuai dengan hati. Sesuai dengan passion,suara hati, lentera jiwa diri masing-masing. (jadi pengen nulis tentang ini).

Butuh waktu untuk saya memahami. Bisa jadi sampai di sini saya masih banyak keliru dalam menafsirkan. Maka saya tulis agar kelak saya dapat membacanya kembali. Apakah yang saya sudah memahami dengan benar, saya yakin prosesnya masih panjang untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan ini.

-khalilaindriana, 2013.
100 hari penuh inspirasi

No comments:

Post a Comment