Khalila Butik Hijab Syar'i

Friday, April 5, 2013

Makna Satu Kata #3 SYUKUR: Alhamdulillah for Everything


"Alhamdulillah for everything. Thanks Allah; My life is full of blessings."

Kalimat ini saya pungut di beranda saat membaca postingan foto salah satu teman. Mengingatkan lagi, haruskah kita mencari-cari alasan yang wow untuk berucap syukur? Yang sering muncul malah alasan untuk mengeluh ini itu. Padahal banyak sekali yang patut kita syukuri. Apapun yang telah kita terima, yang sudah melekat pada diri, bahkan bersyukur untuk sesuatu di masa yang akan datang. Semacam afirmasi positif untuk mendukung kecepatan terealisasi.

Akhir-akhir ini dosen saya sering mengingatkan untuk memperbanyak syukur dengan mengingat hal baik yang kita terima sepanjang hari. Terapi syukur, kata beliau. Sekecil apapun nikmat yang kita rasa akan menjadi berkah yang besar. Kok bisa? Iya, kan kalau bersyukur nikmatnya terus ditambah. Jika untuk hal-hal yang berada dekat dengan kita saja kita belum mampu bersyukur, bagaimana mau bersyukur untuk sekitar. Alih-alih melihat mobil baru tetangga bawaannya senewen. Harusnya bisa ikut bahagia. Alhamdulillah, tetangga saya mobilnya sudah baru. Semoga Allah tambahkan nikmatnya, dan semoga besok-besok saya juga ketularan. Hehe..

Menurut Akhiri Fajri, penggiat At-Tafkir Institute Lampung, hakikat syukur adalah menampakkan nikmat dengan menggunakannya pada tempat dan sesuai dengan kehendak pemberinya. Sedangkan kufur adalah menyembunyikan dan melupakan nikmat. Allah SWT berfirman, ''Dan (ingatlah) tatkala Tuhanmu memaklumkan, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku sangat pedih'.'' (QS 14: 7)

Lalu, bagaimana cara kita bersyukur? Syukur dalam hati, syukur melalui lisan, dan terakhir syukur dengan perbuatan. Syukur dalam hati, berarti kita meyakini betul bahwa ada kekuasaan Yang Maha Memberi. Tidak ada keraguan, nikmat yang disyukuri akan senantiasa menambah keyakinan kita kepada-Nya.

Syukur yang diungkapkan, lisan tak segan meluncurkan kata-kata syukur setiap saat sebagai pengakuan akan kebesaran-Nya. Ucapkan Alhamdulillah, terimakasih, dan memuji kebesaran-Nya. Ucapan syukur juga sebagai doa. Agar kita selalu ingat untuk berdoa saat senang maupun duka. Syukur yang dinyatakan melalui perbuatan. Cara terbaik dengan memaksimalkan nikmat yang telah dikaruniakan untuk jalan kebaikan. Agar tak sia-sia, agar dicatat sebagai amal baik disisi-Nya. Alhamdulillah, sampai hari ini jari-jari saya masih lengkap dan dapat menjejakkannya ke key board untuk sekedar berbagi sedikit ilmu yang saya fahami lewat tulisan. Begitulah, selalu ada cara untuk bersyukur. Tugas kita untuk lebih kreatif lagi dalam realisasinya.

Begitulah seharusnya hidup, penuh rasa kesyukuran. Seorang sahabat pernah berdoa, lebih baik ia bersyukur dengan nikmat, daripada harus bersabar dengan cobaan dari-Nya. Salah satu kebahagiaan bagi setiap muslim, apabila ia mendapat musibah ia kuat bersabar dan apabila ia mendapat nikmat ia pandai bersyukur. Tentu tanpa menghilangkan keutamaan keduanya. Bagaimana jika orang lain ada yang tertimpa musibah? Masihkah kita dapat bersyukur? Keharusan kita berucap segala sesuatu adalah milik Allah dan kepada-Nya kita akan kembali. Lalu, banyak-banyak berdoa agar dihindarkan dari musibah yang sama. Juga bersyukur. Bukan, maksudnya bukan malah bilang sukurin. Tapi bersyukur kita dapat mengambil pelajaran. Karena semua adalah kehendak dari Yang Kuasa.

Bersyukurlah dari hal yang paling sederhana. Bersyukurlah tentang apa saja. Maka Allah akan membuatnya menjadi luar biasa.

-khalila indriana, 2013.

100 hari penuh inspirasi


2 comments:

  1. Trims ya, mohon ijin bwt dishare...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama... silakan di share semoga bermanfaat.. :)

      Delete